ID | EN
Tekan Enter Untuk Mencari
MENU   ☰
ID EN
PT Pupuk Kujang Kembangkan Pabrik Katalis PT Pupuk Kujang Kembangkan Pabrik Katalis

PT Pupuk Kujang Kembangkan Pabrik Katalis

Pupuk Kujang Cikampek

Dalam mendukung upaya menekan impor bahan baku, PT Pupuk Kujang bersinergi dengan PT Pertamina dan ITB  untuk mengembangkan pabrik katalis. Kerjasama ini terwujud dengan ditandatanganinya Joint Venture Framework Agreement yang dilakukan oleh Direktur Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Kujang Hanggara Patrianta, Rektor ITB Kadarsih Suryadi, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Heru Setiawan dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB Wawan Gunawan A. Kadir, di Executive Lounge Kantor Pusat Pertamina (10/12)

PKC mendukung pengembangan katalis dalam hal penyediaan lahan untuk pembangunan pabrik katalis. Katalis sendiri merupakan suatu zat untuk mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu yang digunakan dalam proses pengolahan produk migas.

Semoga sinergi ini dapat meningkatkan produktifitas industri dalam negeri dengan hasil produksi yang kompetitif.

WhatsApp-Image-2019-12-11-at-21.49.03

X
Hasil Pencarian Untuk:
search
Pusat Pelayanan Pelanggan 0-800-100-800-1

Pusat Pelayanan Pelanggan

Kantor Pusat:
Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya
Jakarta, 11480
Indonesia

Hotline: +62 800 100 800 1
SMS: +62 822 100 100 81

Telepon: +62 21 536 54 900
Faksimili: +62 21 8064 7955

E-mail:
info@pupuk-indonesia.com

Cek Status Aduan
close

Pusat Pelayanan Pelanggan

alert Tidak boleh dibiarkan kosong
alert Mohon Isi email dengan format yang benar
alert Tidak boleh dibiarkan kosong

Kantor Pusat:
Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya
Jakarta, 11480
Indonesia

Hotline: +62 800 100 800 1
SMS: +62 822 100 100 81

Telepon: +62 21 536 54 900
Faksimili: +62 21 8064 7955

E-mail:
info@pupuk-indonesia.com

Instagram: @pt.pupukindonesia
Twitter: @pupuk_indonesia
Facebook: PT Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia Customer Care
Youtube: —
Google+: —

close

Terima Kasih

Telah Menghubungi

PUPUK INDONESIA

top
BACK TO TOP