ID | EN
Tekan Enter Untuk Mencari
MENU   ☰
ID EN
Informasi Tambahan Ringkas Obligasi PUB 1 Tahap 2 PT Pupuk Indonesia (Persero) Informasi Tambahan Ringkas Obligasi PUB 1 Tahap 2 PT Pupuk Indonesia (Persero)

Informasi Tambahan Ringkas Obligasi PUB 1 Tahap 2 PT Pupuk Indonesia (Persero)

INFORMASI TAMBAHAN

 

OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

 

INFORMASI TAMBAHAN INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

 

PT PUPUK INDONESIA (PERSERO) (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN INI.

 

PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE-2 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT UTANG YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.

 

PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)

 

Kegiatan Usaha Utama:

Bergerak di bidang usaha pengelolaan (management) perusahaan, perdagangan dan jasa

di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia dan kimia lainnya serta agroindustri

 

Berkedudukan di Jakarta Barat, Indonesia

 

Kantor Pusat:

Jl. Taman Anggrek, Kemanggisan Jaya, Jakarta 11480, Indonesia

Tel.: (021) 53654900, Faks.: (021) 5482455, 5480607

E-mail: info@pupuk-indonesia.com

Situs internet: www.pupuk-indonesia.com

 

PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

OBLIGASI BERKELANJUTAN I PUPUK INDONESIA

DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP10.000.000.000.000,- (SEPULUH TRILIUN RUPIAH)

 

Bahwa dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan telah menerbitkan:

 

OBLIGASI PUPUK INDONESIA TAHAP I TAHUN 2017

DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP3.569.500.000.000,- (TIGA TRILIUN LIMA RATUS ENAM PULUH SEMBILAN MILIAR LIMA RATUS JUTA RUPIAH)

 

Bahwa dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:

 

OBLIGASI BERKELANJUTAN I PUPUK INDONESIA TAHAP II TAHUN 2017 (“OBLIGASI”)

DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP4.375.500.000.000,- (EMPAT TRILIUN TIGA RATUS TUJUH PULUH LIMA MILIAR LIMA RATUS JUTA RUPIAH)

 

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan Perseroan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 2 (dua) seri:

 

Seri A

:

Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp2.601.500.000.000,- (dua triliun enam ratus satu miliar lima ratus juta Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 7,50% (tujuh koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

Seri B

:

Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.774.000.000.000,- (satu triliun tujuh ratus tujuh puluh empat miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 7,90% (tujuh koma sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

 

Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 9 Februari 2018, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo masing-masing seri Obligasi yaitu pada tanggal 9 November 2020 untuk Seri A dan 9 November 2022 untuk seri B.

 

OBLIGASI BERKELANJUTAN I PUPUK INDONESIA TAHAP III

DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN

 

PENTING UNTUK DIPERHATIKAN

 

OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN KHUSUS NAMUN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN INI.

 

PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI, DAN PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DISIMPAN YANG DAPAT DIJUAL KEMBALI ATAU SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI DENGAN KETENTUAN BAHWA HAL TERSEBUT BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PERSEROAN WAJIB MENGUMUMKAN PALING SEDIKIT MELALUI 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL MENGENAI RENCANA DILAKUKANNYA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI KALENDER SEBELUM TANGGAL PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI OBLIGAS DIMULAI. PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.

 

RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO HARGA DAN VOLUME PASOKAN BAHAN BAKU GAS BUMI.

 

RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

 

PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

 

DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG OBLIGASI DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”):

 

AAA(idn)

(Triple A)

 

KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.

 

Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia

 

Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)

PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI

 

PT BAHANA SEKURITAS

(Terafiliasi)

PT BCA SEKURITAS

PT BNI SEKURITAS

(Terafiliasi)

PT DANAREKSA SEKURITAS

(Terafiliasi)

PT MANDIRI SEKURITAS

(Terafiliasi)

 

WALI AMANAT

PT Bank Mega Tbk

 

Informasi Tambahan ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 3 November 2017

 

JADWAL

 

Tanggal Efektif

:

22 Juni 2017

Masa Penawaran

:

3 dan 6 November 2017

Tanggal Penjatahan

:

7 November 2017

Tanggal Distribusi Obligsi secara Elektronik

:

9 November 2017

Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia

:

10 November 2017

 

PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

 

 

KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITAWARKAN

 

  1. Nama Obligasi

 

Obligasi Berkelanjutan I Pupuk Indonesia Tahap II Tahun 2017

 

  1. Jenis Obligasi

 

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya sertifikat jumbo obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

 

  1. Harga Penawaran

 

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

 

  1. Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, dan Jatuh Tempo Obligasi

 

Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp4.375.500.000.000,- (empat triliun tiga ratus tujuh puluh lima miliar lima ratus juta Rupiah) yang terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu:

 

Seri A

:

Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp2.601.500.000.000,- (dua triliun enam ratus satu miliar lima ratus juta Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 7,50% (tujuh koma lima nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

Seri B

:

Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.774.000.000.000,- (satu triliun tujuh ratus tujuh puluh empat miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar 7,90% (tujuh koma sembilan nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima) tahun. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

 

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, terhitung sejak Tanggal Emisi, yaitu pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda.

 

Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari jumlah pokok yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat sejak Tanggal Emisi, dimana perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan wajib dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran setiap Tanggal Pembayaran Bunga.

 

Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.

 

Jadwal pembayaran Pokok dan Bunga untuk masing-masing seri Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

 

Pembayaran Bunga Obligasi ke-

Tanggal Pembayaran Bunga

Seri A

Seri B

1

9 Februari 2018

9 Februari 2018

2

9 Mei 2018

9 Mei 2018

3

9 Agustus 2018

9 Agustus 2018

4

9 November 2018

9 November 2018

5

9 Februari 2019

9 Februari 2019

6

9 Mei 2019

9 Mei 2019

7

9 Agustus 2019

9 Agustus 2019

8

9 November 2019

9 November 2019

9

9 Februari 2020

9 Februari 2020

10

9 Mei 2020

9 Mei 2020

11

9 Agustus 2020

9 Agustus 2020

12

9 November 2020

9 November 2020

13

-

9 Februari 2021

14

-

9 Mei 2021

15

-

9 Agustus 2021

16

-

9 November 2021

17

-

9 Februari 2022

18

-

9 Mei 2022

19

-

9 Agustus 2022

20

-

9 November 2022

 

Tata cara pembayaran bunga:

               

a.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.

b.   Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen  Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.

c.   Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.

 

  1. Satuan Pemindahbukuan dan Jumlah Minimum Pemesanan

 

Satuan Pemindahbukuan sebesar Rp1,- (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya. Dalam RUPO tiap-tiap Rp1,- (satu Rupiah) memberikan hak kepada Pemegang Obligasi untuk mengeluarkan 1 (satu) suara. Satuan Perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

 

  1. Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi

 

  1. Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
  2. Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
  3. Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui KSEI selaku Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.

 

  1. Denda Obligasi (jika ada)

 

  1. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan harus membayar Denda atas kelalaian membayar jumlah Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi.
  2. Denda tersebut dihitung secara harian berdasarkan jumlah hari yang terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
  3. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya ObligasI yang dimilikinya.
  1. Obligasi Merupakan Bukti Utang

 

  1. Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti bahwa Perseroan secara sah dan mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut dalam Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang wajib dibayar oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Obligasi tersebut merupakan bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan.
  2. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening. Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat dialihkan atau diperdagangkan.

 

  1. Pendaftaran Obligasi di KSEI

 

  1. Obligasi telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang dibuat di bawah tangan bermeterai cukup, dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang berlaku.
  2. Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.

 

  1. Hak Senioritas Atas Utang

 

Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Total jumlah utang Perseroan yang senioritas yaitu yang mempunyai hak keutamaan atau preferensi adalah sebesar Rp.31.600.000.000.000,00 (tiga puluh satu triliun enam ratus miliar Rupiah).

 

  1. Penarikan Obligasi

 

Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat obligasi tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan keputusan RUPO.

 

  1. Pengalihan Obligasi

 

Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Perseroan, Wali Amanat dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dan hak lain yang berhubungan dengan Obligasi.

 

  1. Jaminan

 

Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu agunan khusus namun dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan pasal 1132 kitab Undang Undang Hukum Perdata Indonesia. Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

  1. Penyisihan Dana

 

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.

 

  1. Hasil Pemeringkatan Obligasi

 

Sesuai dengan Peraturan No.IX.C.11, Perseroan telah melakukan pemeringkatan Obligasi yang dilaksanakan oleh Fitch.

 

Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan surat Fitch No. 215/DIR/RAT/X/2017 tanggal 10 Oktober 2017 2017, hasil pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan I Pupuk Indonesia Tahap II Tahun 2017 adalah:

 

 

AAA(idn)

(Triple A)

 

Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Fitch tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam ketentuan Pasal 1 angka I UUPM.

 

Perseroan akan menyampaikan peringkat tahunan atas setiap Klasifikasi Efek Bersifat Utang kepada OJK paling lambat 10 hari kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Efek Bersifat Utang, sebagaimana diatur dalam Peraturan No.IX.C.11

 

  1. Pembelian Kembali Obligasi (Buyback)

 

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:

  1. pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar.
  2. pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek.
  3. pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan.
  4. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
  5. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO.
  6. pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak terafiliasi (kecuali Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia).
  7. rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut di surat kabar.
  8. pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi. Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai.
  9. rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam huruf g dan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf h Pasal ini, paling sedikit memuat informasi tentang:
  1. periode penawaran pembelian kembali;
  2. jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
  3. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
  4. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
  5. tata cara penyelesaian transaksi;
  6. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
  7. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
  8. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
  9. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi (tidak termasuk hubungan Perseroan dengan Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia);
    1. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
    2. Perseroan wajib menjaga kerahasian atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
    3. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf i Pasal ini, dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah  Obligasi yang beredar  dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
  2. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah; dan
  3. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali

dan wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi;

  1. Perseroan wajib melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Wali Amanat, serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi, informasi tersebut meliputi antara lain:
  1. jumlah nominal Obligasi yang telah dibeli;
  2. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
  3. Harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
  4. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
    • dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian kembali obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin.
    • dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali Obligasi tersebut;
    • dalam hal terdapat jaminan atas seluruh obligasi, maka pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis atas pembelian kembali obligasi tersebut; dan
    • Pembelian kembali  oleh Perseroan mengakibatkan:
  1. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan; atau
  2. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.

 

 

RENCANA PENGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI

 

Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan dipergunakan sebagai berikut:

  1. Sekitar 12% atau sekitar Rp517.000.000.000,- dari total Obligasi sebagai pinjaman PT Pupuk Kujang, Entitas Anak, yang akan digunakan untuk membayar Kredit Investasi yang diberikan oleh perbankan
  2. Sekitar 23% atau sekitar Rp992.000.000.000,- dari total Obligasi sebagai pinjaman PT Pupuk Kalimantan Timur, Entitas Anak, yang akan digunakan untuk membayar sebagian Kredit Investasi yang diberikan oleh perbankan
  3. Sekitar 19% atau sekitar Rp822.000.000.000,- dari total Obligasi sebagai pinjaman PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Entitas Anak, yang akan digunakan untuk membayar sebagian Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh perbankan
  4. Sekitar 27% atau sekitar Rp1.200.000.000.000,- dari total Obligasi sebagai pinjaman PT Rekayasa Industri, Entitas Anak, yang akan digunakan untuk membayar sebagian Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh perbankan
  5. Sekitar 6% atau sekitar Rp265.000.000.000,- dari total Obligasi sebagai pinjaman PT Mega Eltra, Entitas Anak, yang akan digunakan untuk Kredit Modal Kerja.
  6. Sekitar 13% atau sekitar sebesar Rp579.500.000.000,- dari total Obligasi sebagai pinjaman PT Petrokimia Gresik, Entitas Anak, yang digunakan untuk Kredit Modal Kerja.

 

 

 

KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)

 

  •  

 

Perseroan didirikan dengan nama PT Pupuk Sriwidjaja berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Pupuk Sriwidjaja No. 177 tanggal 24 Desember 1959 dibuat di hadapan Eliza Pondaag, Notaris di Jakarta yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Muda Kehakiman sebagaimana dimaksud dalam Keputusan No. J.A.5/3/19 tanggal 28 Januari 1960, telah didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta pada tanggal 8 Februari 1960 dengan pendaftaran No. 320, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 46 tanggal 7 Juni 1960, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 186 (“Akta No. 177/1959”). Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 1964 tentang Pendirian Perusahaan Negara Pupuk Sriwidjaja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1964 No. 44) (”PP No. 20 Tahun 1964”) didirikan Perusahaan Negara Pupuk Sriwidjaja (“PN Pusri”) dan PT Pupuk Sriwidjaja yang didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Pupuk Sriwidjaja No. 177 tanggal 24 Desember 1959 dibuat di hadapan Eliza Pondaag, Notaris di Jakarta digabung dengan PN Pusri sehingga hak dan kewajiban, perlengkapan dan kekayaan serta utang usaha dari PT Pupuk Sriwidjaja beralih kepada PN Pusri.

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, anggaran dasar yang berlaku saat ini adalah sebagaimana dinyatakan dalam

 

Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 14 tanggal 26 April 2013 dibuat di hadapan Nanda Fauz Iwan, S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan anggaran dasar telah diterima dan dicatat dalam database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.10.17728 tanggal 7 Mei 2013 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0042454.AH.01.09.Tahun 2013 tanggal 7 Mei 2013. Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan telah menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor dari sebelumnya Rp11.948.054.000.000,00 (sebelas triliun sembilan ratus empat puluh delapan miliar lima puluh empat juta Rupiah) menjadi sebesar Rp12.899.908.000.000,00 (dua belas triliun delapan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan juta Rupiah).

 

Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan adalah melakukan usaha pengelolaan (management) perusahaan, perdagangan dan jasa di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia dan kimia lainnya serta agroindustri untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

 

Struktur Permodalan

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 14 tanggal 26 April 2013 dibuat di hadapan Nanda Fauz Iwan, S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan anggaran dasar telah diterima dan dicatat dalam database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.10.17728 tanggal 7 Mei 2013 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0042454.AH.01.09.Tahun 2013 tanggal 7 Mei 2013, Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan telah menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor dari sebelumnya Rp11.948.054.000.000,00 (sebelas triliun sembilan ratus empat puluh delapan miliar lima puluh empat juta Rupiah) menjadi sebesar Rp12.899.908.000.000,00 (dua belas triliun delapan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus delapan juta Rupiah). Dengan dilaksanakannya peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor tersebut, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

 

Keterangan

Nilai Nominal Rp1.000.000,- setiap saham

Persentase

(%)

Jumlah Saham

Jumlah Nilai Nominal (Rp)

Modal Dasar - Rp40.000.000.000.000,-

40.000.000

40.000.000.000.000,-

 

Modal Ditempatkan dan Modal Disetor

 

 

 

Negara Republik Indonesia

12.899.908

12.899.908.000.000,-

100,00

Jumlah Modal Ditempatkan dan Modal Disetor

12.899.908

12.899.908.000.000,-

100,00

Saham Dalam Portepel

27.100.092

27.100.092.000.000,-

 

 

Manajemen dan Pengawasan

Dewan Komisaris

 

Pada saat Informasi Tambahan ini diterbitkan, susunan Dewan Komisaris yang menjabat adalah sebagai berikut:

 

Komisaris Utama

:

Bungaran Saragih

Komisaris

:

Widharma Raya Dipodiputro

Komisaris

:

Megananda Daryono

Komisaris

:

Yanuar Rizky

Komisaris

:

Sukriansyah Sultan Latief

Komisaris

:

Ony Suprihartono

 

Direksi

 

Pada saat Informasi Tambahan ini diterbitkan, susunan Direksi yang menjabat adalah sebagai berikut:

 

Direktur Utama

:

Aas Asikin Idat

Direktur

:

Achmad Tossin Sutawikara

Direktur

:

Koeshartono

Direktur

:

Gusrizal

Direktur

:

Mohamad Djohan Safri

Direktur

:

Indarto Pamoengkas

Direktur

:

Winardi Sunoto

 

 

IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

 

Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang bersumber dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal dan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 (tidak diaudit) dan 30 September 2016 (tidak diaudit), serta pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 dan 31 Desember 2015.

 

Laporan Keuangan Konsolidasian auditan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan global PricewaterhouseCoopers), akuntan publik independen, dan laporannya telah ditandatangani oleh Drs. Haryanto Sahari, CPA dengan opini tanpa modifikasian pada tanggal 16 Mei 2017 dan kemudian diterbitkan kembali pada tanggal 30 Mei 2017.

 

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal dan untuk periode-periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2017 dan 30 September 2016 tidak diaudit.

 

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

 

(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan

Pada tanggal

Pada tanggal 31 Desember

30 September 20171)

2016

2015

 

 

 

 

ASET

 

 

 

 

 

 

 

Aset Lancar

 

 

 

Kas dan setara kas

8.259.474

9.075.415

8.249.735

Piutang usaha:

 

 

 

Pihak ketiga

 3.626.631

3.813.362

2.952.161

Pihak berelasi

 1.502.717

1.546.355

1.483.763

Piutang subsidi kepada Pemerintah Republik Indonesia

17.978.972

16.366.666

13.628.325

Piutang retensi

19.563

55.642

51.360

Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja

1.506.643

2.660.945

4.412.568

Aset keuangan lancar lainnya

798.611

642.094

916.285

Persediaan

12.123.555

9.988.430

13.695.505

Uang muka dan beban dibayar di muka

1.526.101

951.330

643.653

Pajak dibayar di muka

2.910.645

4.474.887

3.738.625

Jumlah Aset Lancar

50.252.912

49.575.126

49.771.980

 

 

 

 

Aset Tidak Lancar

 

 

 

Piutang Non Usaha Jangka Panjang

199.547

196.687

219.207

Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama

581.527

635.366

821.065

Aset keuangan tidak lancar lainnya

106.497

96.497

100.036

Aset keuangan dari jasa konsesi

1.326.041

849.193

133.738

Properti investasi

216.952

219.833

214.556

Aset tetap

73.914.388

72.620.564

37.427.720

Aset pajak tangguhan

583.339

565.651

541.037

Aset imbalan pasca kerja

1.643.353

1.634.309

1.418.895

Aset tidak lancar lainnya

772.477

703.739

1.192.832

Jumlah Aset Tidak Lancar

79.344.121

77.521.839

42.069.086

 

 

 

 

JUMLAH ASET

129.597.033

127.096.965

91.841.066

 

 

 

 

LIABILITAS DAN EKUITAS

 

 

 

 

 

 

 

LIABILITAS

 

 

 

 

 

 

 

Liabilitas Jangka Pendek

 

 

 

Utang usaha

1.752.087

2.627.043

3.190.179

Liabilitas keuangan jangka pendek

1.227.737

1.612.954

2.250.024

Beban akrual

4.568.286

5.238.781

6.717.854

Utang kepada Pemerintah Indonesia

252.889

237.986

-

Liabilitas imbalan kerja - Jangka Pendek

963.939

1.250.420

1.124.103

Pinjaman jangka pendek

30.191.898

27.990.811

17.524.348

Liabilitas bruto kepada pemberi kerja

471.738

110.065

24.227

Utang pajak

763.839

707.514

782.204

Bagian pinjaman jangka panjang:

 

 

 

Pinjaman bank dan lain-lain

1.189.169

2.094.691

1.873.980

Utang obligasi

-

567.625

-

Pendapatan diterima di muka

127.611

87.819

161.398

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

41.509.192

42.525.709

33.648.317

 

 

 

 

Liabilitas Jangka Panjang

 

 

 

Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:

17.264.341

18.172.974

23.787.135

Utang obligasi

4.698.240

1.129.472

1.696.143

Liabilitas keuangan jangka panjang

11.996

110

455

Liabilitas imbalan pasca kerja

3.751.380

3.732.976

3.175.434

Liabilitas pajak tangguhan

410.435

387.751

287.454

Liabilitas tidak lancar lainnya

235.648

241.187

499.471

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

26.372.040

23.664.470

29.446.092

 

 

 

 

JUMLAH LIABILITAS

67.881.232

66.190.179

63.094.409

 

 

 

 

EKUITAS

 

 

 

 

 

 

 

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

 

 

 

Modal saham

12.899.908

12.899.908

12.899.908

Pendapatan komprehensif lainnya

29.441.117

29.445.053

(720.699)

Saldo laba

19.209.623

18.427.887

16.385.858

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

61.550.649

60.772.848

28.565.067

Kepentingan non pengendali

165.153

133.938

181.590

 

 

 

 

JUMLAH EKUITAS

61.715.801

60.906.786

28.746.657

 

 

 

 

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS

129.597.033

127.096.965

91.841.066

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

1)  tidak diaudit

 

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

 

(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal

30 September

 

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember

20171)

20161)

2016

2015

 

 

 

 

 

Pendapatan Usaha

39.987.833

45.266.268

64.164.003

66.230.955

 

 

 

 

 

Harga Pokok Penjualan

(31.735.352)

(35.626.371)

(51.972.207)

(54.156.783)

 

 

 

 

 

Laba bruto

8.252.481

9.639.897

12.191.796

12.074.172

 

 

 

 

 

Beban penjualan

(1.147.524)

(1.108.348)

(1.341.097)

(1.134.966)

Beban umum dan administrasi

(2.344.975)

(2.322.534)

(3.330.135)

(3.557.195)

Pendapatan/(beban) lain-lain, bersih

(30.117)

23.228

144.829

(756.390)

 

 

 

 

 

Laba usaha

4.729.865

6.232.243

7.665.393

6.625.621

 

 

 

 

 

Pendapatan keuangan

197.770

57.969

169.092

289.725

Biaya keuangan

(2.358.729)

(1.703.386)

(2.819.325)

(1.909.271)

Bagian atas (rugi)/laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama

(52.420)

(117.372)

(170.517)

(52.305)

 

 

 

 

 

Laba Sebelum Pajak Penghasilan

2.516.486

4.469.454

4.844.643

4.953.770

 

 

 

 

 

Beban pajak penghasilan

(632.659)

(1.165.117)

(1.318.703)

(1.559.210)

 

 

 

 

 

Laba tahun berjalan

1.883.827

3.304.337

3.525.940

3.394.560

 

 

 

 

 

Laba/(rugi) komprehensif lain tahun berjalan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:

 

 

 

 

Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca kerja

-

-

(350.348)

191.958

Cadangan revaluasi aset

-

-

30.654.811

-

Beban pajak terkait

-

-

(137.083)

(47.990)

Keuntungan/ (kerugian) aktuarial

-

(969)

-

-

 

 

 

 

 

 

-

(969)

30.167.380

143.968

 

 

 

 

 

Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:

 

 

 

 

Selisih translasi penjabaran laporan keuangan

(3.938)

(20.367)

(1.628)

74.613

 

 

 

 

 

Jumlah laba/(rugi) komprehensif lain tahun berjalan, setelah pajak

(3.938)

(21.336)

30.165.752

218.581

 

 

 

 

 

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan

1.879.889

3.283.001

33.691.692

3.613.141

 

 

 

 

 

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:

 

 

 

 

Pemilik entitas induk

1.852.611

3.276.381

3.569.579

3.395.259

Kepentingan nonpengendali

31.215

27.956

(43.639)

(699)

 

 

 

 

 

Laba tahun berjalan

1.883.827

3.304.337

3.525.940

3.394.560

 

 

 

 

 

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:

 

 

 

 

Pemilik entitas induk

1.848.674

3.255.045

33.735.331

3.613.840

Kepentingan nonpengendali

31.215

27.956

(43.639)

(699)

 

 

 

 

 

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan

1.879.889

3.283.001

33.691.692

3.613.141

 

 

 

 

 

Laba bersih per saham

 

 

 

 

Dasar dan dilusian

143.613

253.983

276.714

263.200

 

 

 

 

 

Keterangan:

1)  tidak diaudit

 

Rasio Keuangan Konsolidasian Penting

 

Keterangan

Pada tanggal dan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal

 

 

 

Pada tanggal dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember

30 September 20171)

2016

2015

 

 

 

 

Rasio Pertumbuhan (%)

 

 

 

Pendapatan

(11,66)

(3,12)

2,50

Laba operasional

(24,11)

15,69

(19,05)

Laba komprehensif tahun berjalan

(42,74)

832,48

(29,26)

Jumlah aset

-

38,39

20,00

Jumlah liabilitas

-

4,91

28,09

Jumlah ekuitas

-

111,87

5,40

 

 

 

 

Rasio Keuangan (%)

 

 

 

Return on Assets (ROA)

1,45

2,77

3,70

Return on Equity (ROE)

3,05

5,79

11,81

Gross Profit Margin

20,64

19,00

18,23

Operating Profit Margin

11,83

11,95

10,00

Net Profit Margin

4,71

5,50

5,13

 

 

 

 

Rasio Keuangan (x)

 

 

 

Rasio Lancar

1,21

1,17

1,48

Liabilitas/Aset

0,52

0,52

0,69

Liabilitas/Ekuitas

1,10

1,09

2,19

Pinjaman Berbunga/Ekuitas

0,53

0,82

1,56

 

 

 

 

Keterangan:

1)  tidak diaudit

 

 

PENJAMIN EMISI OBLIGASI

 

Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam [akta PPEO], para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat dengan jumlah sebesar Rp4.375.500.000.000,- (empat triliun tiga ratus tujuh puluh lima miliar lima ratus juta Rupiah) dan mengikatkan diri untuk membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual dengan harga penawaran pada tanggal penutupan Masa Penawaran sebesar bagian penjaminannya masing-masing.

 

Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini menghapuskan perikatan sejenis baik tertulis maupun tidak tertulis yang telah ada sebelumnya dan yang akan ada di kemudian hari antara Perseroan dan Penjamin Emisi Obligasi.

 

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota sindikasi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:

 

No

Keterangan

Penjaminan

(dalam jutaan Rupiah)

Persentase (%)

Seri A

Seri B

Jumlah Penjaminan

1.

PT Bahana Sekuritas (terafiliasi)

320.000

322.000

642.000

14,67

2.

PT BCA Sekuritas

585.000

214.000

799.000

18,26

3.

PT BNI Sekuritas (terafiliasi)

531.500

240.000

771.500

17,63

4.

PT Danareksa Sekuritas (terafiliasi)

580.000

421.000

1.001.000

22,88

5.

PT Mandiri Sekuritas (terafiliasi)

585.000

577.000

1.162.000

26,56

 

Total

2.601.500

1.774.000

4.375.500

100,00

 

Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi yang ikut dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No.Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Rangka Penawaran Umum.

 

Perseroan adalah Badan Hukum Indonesia yang dimiliki oleh Negara Republik Indonesia.

 

PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek adalah pihak yang Terafiliasi secara tidak langsung dengan Perseroan melalui kepemilikan saham oleh Negara Republik Indonesia, sebagaimana didefinisikan dalam UUPM, sedangkan Penjamin Pelaksana Emisi Efek lainnya dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUPM.

 

Selain PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, Penjamin Emisi Obligasi lainnya dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak terafiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

PERSYARATAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

 

  1. Pemesan Yang Berhak

 

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

 

  1. Pemesanan Pembelian Obligasi

 

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Bab X Informasi Tambahan ini, dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

 

  1. Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi

 

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

 

  1. Masa Penawaran Umum

 

Masa Penawaran Umum akan dimulai pada tanggal 3 November 2017 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada tanggal 7 November 2017 pukul 15.00 WIB.

 

  1. Pendaftaran Obligasi pada Penitipan Kolektif

 

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI No. Nomor: SP-032/OBL/KSEI/1017 tanggal 23 Oktober 2017 yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:

 

  1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektip di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;

 

  1. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;

 

  1. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi;

 

  1. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku;

 

  1. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Bursa sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;

 

  1. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

 

  1. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

 

Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan mengajukan FPPO selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat dalam Bab X Informasi Tambahan ini, pada tempat dimana Pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO.

 

  1. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi

 

Para Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatangani sebagai tanda terima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.

 

  1. Penjatahan Obligasi

 

Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No.IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No.Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 7 November 2017.

 

Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

 

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan Bapepam No.IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.

 

Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Bahana Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan Bapepam No.VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan peraturan Bapepam No.IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No.Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum; paling lambat 30 hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.

 

  1. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

 

Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, Pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah masuk dalam rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 8 November 2017 (in good funds). Selanjutnya, para Penjamin Emisi Obligasi harus segera melaksanakan pembayaran kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, yaitu PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, selambat-lambatnya pada tanggal 8 November 2017 (in good funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:

 

PT Bahana Sekuritas

 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Cabang Bursa Efek Indonesia

No. Rekening: 0671-01000311303

a.n. PT Bahana Sekuritas

 

PT BCA Sekuritas

 

PT Bank Central Asia Tbk

 

Cabang Korporasi Menara BCA

No. Rekening: 2050030698

a.n. PT BCA Sekuritas

PT BNI Sekuritas

 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Cabang Dukuh Bawah

No. Rekening: 788-8899-787

a.n. PT BNI Sekuritas

PT Danareksa Sekuritas

 

PT Bank Permata Tbk

 

Cabang Sudirman

No. Rekening: 400-1763690

a.n. PT Danareksa Sekuritas

PT Mandiri Sekuritas

 

PT Bank Permata Syariah

 

Cabang Arteri Pondok Indah

No. Rekening: 00971134003

a.n. PT Mandiri Sekuritas

 

 

Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

 

  1. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

 

Pada Tanggal Emisi, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan menyerahkannya kepada KSEI serta memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

 

Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Efek milik Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

 

  1. Penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi dan Pembatalan Penawaran Umum Obligasi

 

  1. Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi mulai berlaku pada tanggal Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ditandatangani oleh Perseroan, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan akan berakhir dengan sendirinya apabila:

a.    Tidak memenuhi persyaratan pencatatan pada Bursa Efek sesuai dengan peraturan perundang-undangan;         

b.    Seluruh Obligasi telah habis terjual kepada Masyarakat, seluruh dana penjualan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi telah diterima oleh Perseroan dan seluruh hak dan kewajiban dari masing-masing pihak dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi telah terpenuhi;       

  1. Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dapat diakhiri setiap waktu sampai dengan diterbitkannya Informasi Tambahan dan/atau perbaikan atas Informasi Tambahan dengan cara memberikan pemberitahuan tertulis oleh Perseroan mengenai niatnya untuk mengakhiri Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, apabila Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi lalai untuk syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang termaktub dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk memperbaiki kelalaian itu dalam jangka waktu yang disepakati bersama sejak tanggal diterimanya pemberitahuan tertulis mengenai kelalaian yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. 
  2. Dalam jangka waktu sejak dimulainya masa Penawaran Umum sampai dengan berakhirnya masa Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak dimulainya masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum, dengan mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam dan LK Nomor: IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, dengan ketentuan:              

a.   Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:   

i.      Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut-turut;       

ii.     Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau    

iii.    Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan Nomor: IX.A.2-11 lampiran 11; dan  

b.   Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:        

i.      Mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;          

ii.     Menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin b.i;

iii.    Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin b.i kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan

iv.    Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.  

 

 

Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum atau pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Efek sesuai ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi maka:             

a.    Uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib mengembalikan uang pemesanan tersebut kepada para pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah tanggal penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya pembatalan tersebut, atau paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut;        

b.    Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi wajib membayar kepada para pemesan denda sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi, untuk tiap hari keterlambatan. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang dihitung secara harian;    

c.     Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetap pemesan tidak datang untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar denda kepada para pemesan Obligasi;      

d.    Pengembalian uang apabila pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi dengan alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek, berlaku ketentuan sebagaimana tersebut dalam huruf a, huruf b dan huruf c ayat ini, namun apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI, dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya. Pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi karena sebab apapun juga sesuai dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi berlaku tanpa diperlukan keputusan suatu badan peradilan dan pihak-pihak dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dengan ini melepaskan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sepanjang diperlukan keputusan badan peradilan untuk pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.       

  1. Apabila pada suatu waktu sebelum diterbitkan Informasi Tambahan dan/atau perbaikan atas Informasi Tambahan terjadi peristiwa Force Majeure sebagaimana disebutkan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan berhak untuk menunda Penawaran Umum atau mengakhiri Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini dengan memberitahukan secara tertulis kepada pihak yang lain mengenai diakhirinya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini.          
  2. Jika Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi berakhir menurut ayat 1 huruf (a) serta ayat 2 subbab ini, maka Perseroan tidak wajib membayar imbalan-imbalan yang harus dibayarkan menurut Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi. Perseroan bagaimanapun juga bertanggung jawab untuk pembayaran biaya-biaya yang wajar yang harus mereka bayar atau bayar kembali kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi menurut ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan yang telah terhutang sebelum tanggal diakhirinya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.      
  3. Pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi karena sebab apapun juga sesuai dengan subbab ini, berlaku tanpa diperlukan keputusan suatu badan peradilan dan pihak-pihak dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dengan ini melepaskan ketentuan dalam Pasal 1266 dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sepanjang diperlukan keputusan badan peradilan untuk pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
  4. Jika terjadi pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi sesuai subbab ini dan mengakibatkan pembatalan Penawaran Umum, dan uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan belum dibayarkan kepada Perseroan, maka uang pembayaran tersebut wajib dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya pembatalan. Dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan mengakibatkan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi, dan uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima Perseroan, maka Perseroan wajib mengembalikan uang pembayaran tersebut kepada para pemesan Obligasi melalui KSEI dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut. Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi yang dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah pembatalan Penawaran Umum, maka Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi. Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasidan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung jawab Perseroan.

Apabila terjadi pengakhiran Perjanjian Penjamin Emisi Obligasi ini, sebagaimana tersebut dalam subbab ini, maka para pihak berkewajiban untuk memberitahukan hal tersebut secara tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan.

 

  1. Lain-lain

 

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

               

LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

 

Konsultan Hukum

:

Marsinih Martoatmodjo Iskandar Law Office

Wali Amanat

:

PT Bank MegaTbk.

Notaris

:

Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.

 

PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

 

Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Para Penjamin Emisi Efek berikut ini:

 

PT Bahana Sekuritas

(Terafiliasi)

 

Graha CIMB Niaga, Lantai 19

Jl. Jend. Sudirman Kav. 58

Jakarta 12190

Telepon: (021) 250 5081

Faksimili: (021) 522 5869

www.bahana.co.id

 

PT BCA Sekuritas

 

 

Menara BCA - Grand Indonesia, Lantai 41

Jl. M.H. Thamrin No. 1

Jakarta 10310

Telepon: (021) 2358 7222

Faksimili: (021) 2358 7290/7250/7300

www.bacsekuritas.co.id

PT BNI Sekuritas

(Terafiliasi)

 

Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 16

Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78

Jakarta 12190

Telepon: (021) 2554 3946

Faksimili: (021) 5793 6934

www.bnisekuritas.co.id

 

PT Danareksa Sekuritas

(Terafiliasi)

 

Gedung Danareksa

Jl. Medan Merdeka Selatan No. 14

Jakarta 10110

Telepon: (021) 29 555 777/888

Faksimili: (021) 350 1724/25

www.danareksa.com

 

PT Mandiri Sekuritas

(Terafiliasi)

 

Plaza Mandiri Lantai 28

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38

Jakarta 12190

Telepon: (021) 526 3445

Faksimili: (021) 526 3507

www.mandirisekuritas.co.id

 

 

SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN

 

       

 

X
Hasil Pencarian Untuk:
search
Pusat Pelayanan Pelanggan 0-800-100-800-1

Pusat Pelayanan Pelanggan

Kantor Pusat:
Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya
Jakarta, 11480
Indonesia

Hotline: +62 800 100 800 1
SMS: +62 822 100 100 81

Telepon: +62 21 536 54 900
Faksimili:

E-mail:
info@pupuk-indonesia.com

Cek Status Aduan
close

Pusat Pelayanan Pelanggan

alert Tidak boleh dibiarkan kosong
alert Mohon Isi email dengan format yang benar
alert Tidak boleh dibiarkan kosong

Kantor Pusat:
Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya
Jakarta, 11480
Indonesia

Hotline: +62 800 100 800 1
SMS: +62 822 100 100 81

Telepon: +62 21 536 54 900
Faksimili:

E-mail:
info@pupuk-indonesia.com

Instagram: @pt.pupukindonesia
Twitter: @pupuk_indonesia
Facebook: PT Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia Customer Care
Youtube: —
Google+: —

close

Terima Kasih

Telah Menghubungi

PUPUK INDONESIA

top
BACK TO TOP